Update Info Penting Via Facebook!

Perempuan Asal Pati ini Menjadi Mahasiswi Indonesia Pertama Peraih Gelar Doktor Di Maroko


Kabar baik datang dari Maroko setelah Subi Nur Isnaini, seorang Mahasiswi Asal Pati, Jawa Tengah berhasil meraih gelar doktor dari salah satu universitas terbaik di Maroko. Tidak hanya itu, Isna, sapaan akrab Subi Nur Isnaini juga sekaligus berhasil mencatatkan namanya sebagai mahasiswi Indonesia pertama yang meraih gelar doktor di Negeri Matahari Terbenam ini.

Kepastian ini didapat setelah Ia menjalani sidang disertasi doktoral di Auditorium Ibn Khaldun, Fakultas Adab Humaniora Universitas Moulay Ismail Meknes pada Sabtu, 21 April 2018. Dilansir dari antaranews.com, sidang ini dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Maroko merangkap Republik Islam Mauritania, H ED Syarief Syamsuri beserta istri, staf KBRI Rabat, beberapa Mahasiswa anggota Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) dan Pengurus Cabang Istimewa Nahdhatul Ulama (PCINU) Maroko.

Di hadapan tim penguji beserta dosen pembimbingnya, istri Fauzan Adim ini mampu mempertahankan disertasi doktoralnya. Disertasi itu berjudul “Studi Filologu; Editing Naskah, Komentar Analisa dan Kritik Terhadap Kitab ‘al Taqrib wa al Tabyin fi Halli Alfadzi al Mursyid al Mu’in’ Karya Imam Abu Hamid Muhammad al Arabi bin Muhammad al Hasyimi al Zarhouni (1260)”.

Ketika ditanya perihal karya yang menjadi objek riset doktoralnya, Isna menyebytkan bahwa kitab al Taqrib wa al Tibyan fi Halli Alfadzi al Mursyid al Mu’in merupakan karya salah satu ulama madzhab Maliki. Seperti diketahui para ulama dan mayoritas umat islam di kawasan barat Islam seperti Aljazair, Maroko, Tunisia dan Mauritania adalah bermadzhab fikih Maliki.
Menurutnya hal ini menjadi tantangan tersendiri baginya, mengingat mayoritas umat Islam di Asia Tenggara, seperti Indonesia adalah penganut Madzhab Imam Syafii dalam berfikih.namun hal ini kemudian menjadi kesempatan baginya untuk memperluas pengetahuan dan mengkomparasikan variasi pemahaman fikih melalui karya yang menjadi bahan kajiannya.
Suasana foto bersama usai sidang, via facebook.com
Raut wajah kegembiraan terpancar dari Ibu dari dua anak tersebut usai tim penguji, Prof. Dr. Nadia Achiri mengumumkan keberhasilan dan kelulusan Isna. Ia pun resmi menyandaang gelar doktor dari Fakultas Satra dan Humaniora, Universitas Moulay Ismail Meknes dengan predikat yudisium Summa Cum Laode. Selain Prof. Dr. Nadia Achiri, tim penguji juga terdiri dari Dr. Abdellah Lakhdar, DR. Ali Boudkhoni dan Dr. Abderrahim Ghazi.

Wanita 31 tahun ini menyelesaikan pendidikan dasar (Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah) di kota kelahirannya. Kemudian melanjutkan kuliah program sarjana di Universitas Al Azhar Kairo (2004-2008) dan berturut-turut menjadi mahasiswa Indonesia terbaik selama kuliah empat tahun di Mesir. Lalu program Pasca Sarjananya dituntaskan di Universitas Sidi Mohammed di kota Fez, Maroko dalam waktu hanya 17 bulan (2010-2011).

Baca informasi penting dan menarik lainnya melalui jelajah peta situs di sini


1 Response to "Perempuan Asal Pati ini Menjadi Mahasiswi Indonesia Pertama Peraih Gelar Doktor Di Maroko"