Update Info Penting Via Facebook!

Informasi Beasiswa S1 Maroko 2018


Maroko merupakan salah satu negara Timur Tengah yang menjadi pusat study ilmu islam yang cukup populer. Tidak mengherankan memang karena Maroko sendiri mempunyai sejarah keilmuan dan peradaban Islam yang begitu
kental. Islam pernah amat berjaya selama berabad-abad di bumi Andalusia sebelum akhirnya dikuasai kembali oleh orang Nasrani. Dalam kurun waktu tersebut, Islam mampu menggenggam hampir semua lini penting peradaban dan menjadi yang terdepan dalam berbagai disiplin keilmuan, seperti bidang teknologi, ekonomi, keilmuan islam, kesehatan, kebudayaan, kesenian, dan lain-lain. Dan Maroko sebagai bagian penting dari kejayaan Andalusia juga mempunyai andil dan pengaruh yang kuat, mampu bertahan dan tetap eksis, bahkan berkembang hingga saat ini.

Berdirinya Universitas Qurawiyyin sebagai universitas tertua di dunia menjadi bukti bahwa Maroko layak menjadi rujukan dalam menggali lebih dalam keilmuan Islam. Ulama Maroko banyak sekali yang populer dan cukup dikenal oleh dunia, termasuk Indonesia yang juga mengkaji berbagai kitab salaf karangannya. Sebut saja Ibn Batutah (w. 1377M) seorang traveler muslim yang telah menjelajah lebih dari 40 negara, Qadhi Iyadh (w. 1149 M) dengan karyanya as Syifa bi Ta’rif Huquq al Mustafa (sebuah kitab tentang biografi Rasulullah SAW), al Jazuli (w. 1465 M) dengan karya fenomenalnya Dalailul Khairat (sebuah kitab bersisi wirid, shalawat, asmaul husna, doa, dan lain-lain) yang banyak dikaji dan diamalkan oleh banyak umat Islam di Indonesia, Imam al Ajrum as Sonhaji yang mengarang kitab Ajrumiyyah (sebuah kitab nahwu fundamental yang dikaji oleh hampir seluruh pesantren di Indonesia), dan masih banyak lagi.

Oleh karenanya, banyak pelajar dari seluruh dunia yang berbondong-bondong menyerbu Maroko sebagai tempat belajar ilmu agama, termasuk para pelajar Indonesia. Apalagi semua jenjang pendidikan mulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri membebaskan semua biaya pendidikan. Indonesia sendiri rutin setiap tahunnya mengeirimkan putra-putrinya untuk belajar di Maroko. Selain dibebaskan dari biaya pendidikan, delegasi Indonesia juga mendapatkan tunjangan sejumlah uang.

Bagaimana Caranya Kuliah S1 di Maroko?
Ada dua instansi yang menangani pengiriman delegasi pelajar asing beserta penyaluran beasiswa. Pertama adalah AMCI (Agence Marocaine de Cooperation Internationale) yang merupakan badan kerjasama dalam rangka membantu kelancaran pelaksanaan kebijakan kerjasama kerajaan. Selain kerjasama pendidikan, AMCI juga menaungi kerjasama dalam menerapkan membangun mitra dalam bidang kebudayaan, teknik, dan ekonomi. Bersama AMCI ini lah pemerintah Indonesia melalui Kementrian Agama bekerja sama mengirimkan delegasinya sebanyak 15 kuota setiap tahun. 15 delegasi ini didapat melalui seleksi tahunan yang diadakan di berbagai universitas islam negeri di Indonesia. Informasi seleksi biasanya dibuka pada bulan Mei di website kemenag di sini bersamaan dengan seleksi mahasiswa S1 di Mesir, Sudan dan Lebanon. Nantinya 15 mahasiswa terpilih akan ditempatkan di universitas-universitas di bawah naungan Direktorat Pendidikan Tinggi Maroko (Ta’lim ‘Ali).
Universitas Qadi Ayyad Marrakech via machahid24.com
Instansi kedua yang menangani beasiswa mahasiswa Indonesia adalah Wizarah al Auqaf wa as Syuun al Islamiyya (Kementrian Wakaf dan urusan Keislaman). Berbeda dengan AMCI yang menangani hubungan kemitraan secara resmi antar negara, kementerian ini menghandle hubungan kerjasama yang bersifat khusus antar Instansi dan organisasi. Sejauh ini baru ada dua instansi yang bisa bekerjasama dengan Kementrian Wakaf, yakni PBNU (Pengurus Besar Nahdhatul Ulama) dan Yayasan Diniyyah Putri Padang Panjang, Sumatra Barat. Sebenarnya ada satu lagi lembaga yang juga menjalin kerja sama, yakni Pondok Pesantren Dar al Mughni al Maliki Bogor, hanya saja masih harus mengekor pada PBNU untuk bisa merealisasikannya. karena kemitraan ini bersifat khusus, maka bagi yang hendak melanjutkan studi di Maroko melalui jalur ini harus menghubungi instansi terkait secara langsung karena tidak diinformasikan secara luas. Dan delegasi dari lembaga-lembaga ini nantinya akan ditempatkan di Madrasah-Madrasah Ta’lim ‘Atiq (Lembaga pendidikan yang mengacu pada sistem pembelajaran kuno/salaf).

Baca juga sebelum menentukan pilihan 5 Perbedaan Ta'lim 'Aly dan Ta'lim'Atiq

Meliputi Apa Saja Beasiswa yang Diterima?

Sebagaimana yang disebutkan di atas, seluruh delegasi Indonesia yang mengikuti prosedur resmi, baik yang melalui Kemenag maupun PBNU, semuanya dibebaskan dari biaya pendidikan. Tidak hanya itu, mereka juga mendapatkan tunjangan uang sebanyak 1500 dirham setiap dua bulan bagi delegasi Kemenag. Untuk delegasi PBNU atau mereka yang ditempatkan di Madrasah Ta’lim ‘Atiq mendapatkan tunjangan sebesar 500 dirham tiap dua bulan sekaligus mendapatkan fasilitas berupa makanan dan rumah/flat atau asrama.
Demikianlah informasi singkat mengenai beasiswa S1 Maroko, jika ada sesuatu yang ingin ditanyakan, silakan sampaikan di kolom komentar.

Baca informasi penting dan menarik lainnya melalui jelajah peta situs di sini

33 Responses to "Informasi Beasiswa S1 Maroko 2018"

  1. jurusan islamic sciences ada gk di maroko?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai Fathur, S1 di Maroko hanya menyediakan jurusan Islamic studies, Syariah, dan Sastra Arab bagi mahasiswa Indonesia.

      Delete
    2. assalamu'alaikum kak, apa cuma 3 jurusan itu aja, klu yg lain semisal pend, bhs arab? terima kasih

      Delete
    3. Waalaikumussalam...
      Hai, Hatim... Iya 3 jurusan.

      Delete
    4. makasih kak...

      btw kalau mau mandiri gimana ya caranya?
      brapa biayanya?

      Delete
    5. Perlu diketahui sebelumnya bahwa semua jenjang pendidikan di maroko gratis. Namun untuk kuliah di sini harus masuk melalui jalur beasiswa yang menanggung sebagian kebutuhan hidup seperti jalur kemenag dan PBNU.jadi selain jalur itu، tidak bisa.

      Delete
  2. Assalamualaikum kak .. Ana mau bertanya ,, untuk tes tahriri dan syafawi ,,apakah ada perbedaan tesnya dengan tes mesir dan yang lainnya ?? Mohon penjelasannya kak ... Syukron

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumussalam...
      Tidak ada bedanya tes tahriri/syafawi Mesir dengan yang lainnya. Semua soalnya sama, yakni untuk seleksi Timur Tengah

      Delete
  3. Assalamu'alaikum wr wb .. mau nanya kak,, bagi penerima beasiswa maroko itu tempat perkuliahannya di tempatkan di universitas apa kak ?? dan apa saja jurusan yang bisa diambil disana ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumussalam...
      Nantinya akan diberi pilihan u tuj memilih antara Univ Sidi Mohamed Fez, U Cadi Ayyad Marrakesh, U Mohamed V Rabat, dll. Namun penetapan akhir ttp di tangan kemenag.
      Untuk jurusan yang bisa diambil silakan baca komentar sebelumny

      Delete
  4. Seleksi untuk pbnu kapan di buka..??
    Mohon infonya..??

    ReplyDelete
    Replies
    1. mohon maaf, kami tidak ada koneksi dengan PBNU. untuk lebih detailnya silakan baca post kami beberapa hari lalu atau hubungi langsung kantor PBNU.

      Delete
  5. Klo kuliah di mesir .. bisa haji gk kak ?

    ReplyDelete
  6. Mau nanya...kalau beasiswa maroko versi kemenag...kpn pengumumannya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. mohon bersabar ya,.. tidak akan lama kok. :)

      Delete
  7. assalamu alaikum...kalo misalnya kalah beasiswa maroko jalur kemenag masih ada harapan gak buat mandiri????

    ReplyDelete
    Replies
    1. waalaikumussalam,,, tidak bisa jalur mandiri.

      Delete
  8. Klo yg jalur non beasiswa .. berapa biaya hidup perbulan disana klo uang indonesia ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Di Maroko tidak bisa masuk jalur non beasiswa

      Delete
  9. Assalamualaikum ka kan kemarin saya ikut beasiswa timteng, saya daftar mesir tapi tidak diterima, tpi apakah kalo seandainya nilai saya cukup bisa di oper ke maroko terimakasih ka

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumussalam.
      Standar nilai Maroko lebih tinggi daripada Mesir. Jadi hal itu tidak mungkin.

      Delete
  10. Klo yg kuliah di mesir kak ..buat yg jalur non.. berapa biaya hidup perbulan di sana..

    ReplyDelete
  11. Klau semisal ijazahnya udah 5 tahun nganggur,bisa ndak daftar ke maroko,soalnya pesantren saya dulu muadalah, namanya pesantren matholiul falah kajen pati

    ReplyDelete
  12. Assalamualaikum..stadz
    Kapan dimulainya pendaftaran untuk beasiswa 2019...mohon informasi nya..
    Syukron

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumussalam..
      inshaAllah pendaftaran dibuka sekitar bukan April.

      Delete
  13. Assalamualaikum,kak kalau mau daftar online gak bisa ya kak?,kalau bisa link nya apa ya? Terima kasih kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumussalam..
      Pendaftaran online Maroko sekarang belum dibuka.

      Delete
  14. assalamualaikum kak mau tanya klo syaratnya apa saja ya kak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumussalam..
      Persiapkan hafalan 3 juz, bahasa arab dan pengetahuan dasar keagamaan.
      Hntuk persyaratan berkas berupa ijazah, trankrip nilai, foto, dll.
      Untuk info selengkapnya akan kami update pada bulan April-Mei mendatang inshaAllah.

      Delete
  15. Jangan lupa info nya kak , kalau sudah keluar jangan lupa di bagi tau ya kak sama semua persyaratannya dan tempat pendaftarannya ....
    syukron kashir ya ukhti

    ReplyDelete